Ibu Ruth Laufer dan Ibu Anni Dyck

Sarfat Retreat Center dibangun berdasarkan sebuah visi yang diberikan Tuhan kepada Ibu Ruth Laufer (Missionary WEC dari Jerman) pada tahun 1974 di gunung Muria, Jawa Tengah. Visi itu berupa:
'Pengadaan sebuah tempat istirahat dan Retreat bagi hamba-hamba Tuhan serta umat Kristen yang membutuhkan waktu tenang bersama Tuhan dalam mencari kehendak Tuhan dan untuk memuliakan Tuhan'.

Visi ini datang ketika beliau terbaring sakit yang cukup berat disebuah tempat peristirahatan Kristopherus di gunung Muria.

Visi tersebut mulai terwujud ketika beliau bersama ibu Anni Dyck, rekan sesama missionary WEC dari Jerman, berada disebuah lokasi diantara tempat rekreasi "Selecta" dan desa Junggo.

Di lokasi inilah Tuhan berbicara kepadanya: "... Disinilah tempat peristirahatan itu ...", maka pada bulan November 1975 mulailah proses menghadirkan Sarfat Retreat Center dengan perjalanan sejarah yang panjang dan berliku-liku sampai sekarang.

Sarfat Retreat Center diresmikan pada Mei 1978, dan sejak saat itu telah menjadi salah satu tempat tujuan bagi hamba-hamba Tuhan yang membutuhkan penyegaran jasmani dan rohani. Dalam perkembangannya, Sarfat juga telah menjadi tempat untuk retreat, camp, seminar rohani, termasuk acara-acara persekutuan siswa dan mahasiswa Kristen.

Peletakan batu pertama Sarfat

Wisata petik apel

Kompleks Sarfat terletak di kawasan Kota Wisata Batu, tepatnya di dataran tinggi yang disebut daerah Junggo, desa Tulungrejo, kecamatan Bumiaji, kota Batu. Kompleks ini dikelilingi oleh perkebunan apel yang menjadi tulang punggung industri apel di kota Batu. Anda dapat menikmati udara segar pegunungan sambil berjalan di sekitar wilayah perkebunan apel tersebut. Jika Anda datang pada saat musim panen apel, Anda bisa membeli apel dengan memetik langsung dari pohonnya.

Kompleks sarfat juga terletak diantara beberapa tempat wisata, seperti Kompleks Rekreasi Selecta, Air Terjun Coban Talun, dan Wisata Pemandian Air Panas Cangar.

Kompleks Sarfat Retreat Center sejak semula dikelola dibawah tanggung jawab Bpk. Pdt. Lexy Pello dan Ibu.